Pemkab Bekasi Perkuat Sinergi dengan Industri untuk Jaga Lapangan Kerja dan Investasi
CIKARANG SELATAN – Pemerintah Kabupaten Bekasi terus memperkuat sinergi dengan dunia industri guna menjaga stabilitas lapangan kerja, mendorong pertumbuhan investasi, serta memastikan keberlangsungan operasional perusahaan di tengah tantangan ekonomi global yang masih berlangsung.
Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kunjungan kerja Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja ke PT Enkei Indonesia yang berlokasi di Kawasan Industri Hyundai, Cikarang Selatan, pada Selasa (23/6/2026). Dalam kunjungan tersebut, Asep didampingi Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Bekasi Ida Farida.
Kunjungan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Bekasi untuk memastikan perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayahnya tetap mampu mempertahankan tenaga kerja serta mengurangi potensi terjadinya pemutusan hubungan kerja (PHK) di tengah kondisi ekonomi yang penuh tantangan.
Dalam pertemuan dengan manajemen perusahaan, Asep Surya Atmaja menegaskan pentingnya menjaga keberlangsungan lapangan pekerjaan bagi masyarakat Kabupaten Bekasi. Ia meminta agar perusahaan dapat mempertahankan tenaga kerja yang saat ini ada dan menghindari langkah pengurangan karyawan apabila masih memungkinkan.
"Kami meminta PT Enkei Indonesia untuk mempertahankan tenaga kerjanya dan jangan sampai terjadi pengurangan karyawan. Selain itu, apabila masih terdapat kebutuhan tenaga kerja, kami berharap perusahaan dapat memberikan kesempatan kepada masyarakat lokal Kabupaten Bekasi," ujar Asep.
Menurutnya, sektor industri memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus menjadi penyerap tenaga kerja terbesar di Kabupaten Bekasi. Oleh karena itu, pemerintah daerah terus berupaya membangun komunikasi dan kolaborasi yang baik dengan para pelaku industri.
Asep mengakui bahwa saat ini banyak perusahaan menghadapi berbagai tantangan, mulai dari dinamika ekonomi global, fluktuasi pasar, hingga tekanan biaya produksi. Kondisi tersebut berdampak pada sejumlah sektor usaha yang terpaksa melakukan efisiensi, termasuk pengurangan tenaga kerja.
Karena itu, Pemerintah Kabupaten Bekasi hadir untuk memberikan dukungan sesuai kewenangan yang dimiliki, termasuk dalam mempercepat layanan perizinan dan menciptakan iklim investasi yang kondusif.
"Kami memahami saat ini banyak perusahaan menghadapi tantangan sehingga terjadi pengurangan karyawan di beberapa sektor. Karena itu kami hadir untuk memastikan perusahaan tetap dapat bertahan," katanya.
Lebih lanjut, Asep menegaskan bahwa menjaga keberlangsungan investasi dan lapangan kerja merupakan prioritas utama pemerintah daerah. Menurutnya, keberadaan industri yang sehat dan berkembang akan memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat, pertumbuhan ekonomi, serta peningkatan pendapatan daerah.
Pemerintah Kabupaten Bekasi juga terus mendorong terciptanya hubungan industrial yang harmonis antara perusahaan, pekerja, dan pemerintah guna menjaga stabilitas dunia usaha di kawasan industri terbesar di Indonesia tersebut.
Langkah proaktif yang dilakukan Pemkab Bekasi ini diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi investor sekaligus membuka peluang kerja yang lebih luas bagi masyarakat lokal.
"Yang paling penting bagi kami adalah jangan sampai terjadi pengurangan tenaga kerja. Pemerintah daerah akan terus hadir mendukung dunia usaha agar tetap tumbuh dan berkembang," tegas Asep.
Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah dan dunia usaha, Kabupaten Bekasi optimistis dapat mempertahankan posisinya sebagai salah satu pusat industri nasional yang mampu menciptakan lapangan kerja, menarik investasi baru, serta menjaga pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.
Baca Juga
Komentar