Usai Dilantik, DK3B Kota Bekasi Tancap Gas Susun Strategi Pelestarian Budaya
KOTA BEKASI – Baru saja resmi dilantik untuk masa bakti 2026–2030, jajaran pengurus dan anggota Dewan Kesenian dan Kebudayaan Kota Bekasi (DK3B) langsung bergerak cepat menyusun langkah strategis guna memperkuat pelestarian dan pengembangan budaya di Kota Bekasi.
Keseriusan tersebut ditunjukkan melalui rapat perdana yang digelar di Aula Kantor Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bekasi, Kamis (11/6/2026). Pertemuan tersebut menjadi momentum awal bagi kepengurusan baru untuk merancang program kerja serta mempersiapkan Rapat Kerja (Raker) DK3B yang dijadwalkan berlangsung di Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Ketua DK3B Kota Bekasi, Alamsyah Pradja, menegaskan bahwa seluruh koordinator bidang diminta segera menyusun program kerja yang realistis dan dapat segera direalisasikan.
“Setiap koordinator bidang sudah harus menyusun program-program untuk segera dilaksanakan ke depan. Ke depan kami akan lebih fokus kepada pelestarian, pengembangan, dan kolaborasi,” ujar Alamsyah.
Menurutnya, pelestarian budaya tidak hanya sebatas menjaga warisan masa lalu, tetapi juga memastikan nilai-nilai budaya tetap hidup dan relevan di tengah perkembangan zaman. Sementara itu, aspek pengembangan diarahkan untuk mendorong lahirnya kreativitas baru dari para pelaku seni dan budaya.
DK3B juga menempatkan kolaborasi sebagai salah satu pilar utama dalam menjalankan program organisasi. Sinergi antara komunitas seni, pemerintah, akademisi, dunia usaha, hingga masyarakat dinilai penting untuk memperkuat ekosistem kebudayaan di Kota Bekasi.
Rapat perdana tersebut sekaligus menandai dimulainya perjalanan kepengurusan DK3B periode 2026–2030. Berbagai harapan disematkan agar lembaga ini mampu menjadi rumah bersama bagi para insan seni dan budaya serta menjadi motor penggerak dalam memperkuat identitas budaya Kota Bekasi.
Melalui Rapat Kerja yang akan digelar di Garut, DK3B berencana merumuskan berbagai program strategis yang tidak hanya berorientasi pada kegiatan seremonial, tetapi juga menghadirkan program berkelanjutan yang memberikan dampak nyata bagi pelestarian dan kemajuan kesenian serta kebudayaan daerah.
Dengan semangat baru yang ditunjukkan sejak awal kepengurusan, DK3B optimistis seni dan budaya dapat menjadi salah satu pilar penting dalam pembangunan Kota Bekasi sekaligus menjadi ruang ekspresi yang mampu mempererat kebersamaan dan memperkuat karakter masyarakat.
Baca Juga
Komentar