Terbaru BPJPH Dorong Sertifikasi Halal SPPG dan UMKM di Garut, Halal Tingkatkan Daya Saing Produk
GARUT – Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Haikal Hassan Baras, secara resmi membuka Sosialisasi Sertifikasi Halal bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kabupaten Garut yang digelar di Gedung Pendopo, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Senin (25/5/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Haikal Hassan mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Garut yang dinilai progresif dalam mendorong implementasi sertifikasi halal. Menurutnya, Garut menjadi salah satu daerah yang memiliki perhatian besar terhadap pengembangan produk halal dan penguatan ekosistem usaha berbasis halal.
"Jadi kedatangan kami adalah untuk memberikan semangat dan apresiasi kepada Bupati yang luar biasa, karena Pak Bupati sangat konsen dengan masalah halal," ujar Haikal Hassan.
Ia menegaskan bahwa konsep halal tidak hanya berkaitan dengan aspek keagamaan semata, tetapi juga mencerminkan standar kebersihan, kesehatan, keamanan, dan kualitas produk pangan yang dikonsumsi masyarakat.
Menurutnya, sertifikasi halal memiliki peran strategis dalam meningkatkan daya saing produk UMKM di tengah persaingan global yang semakin ketat.
"Halal itu untuk meningkatkan daya saing para pelaku UMKM, sebab banyak UMKM dari negara luar seperti China, Korea, dan Jepang yang masuk ke Indonesia dengan label halal. Kalau UMKM lokal kita tidak berbenah, kita tidak akan dipilih oleh masyarakat," katanya.
Haikal menambahkan, secara psikologis masyarakat cenderung lebih percaya terhadap produk yang telah memiliki sertifikat halal, terlebih Kabupaten Garut dikenal sebagai daerah dengan karakter religius yang kuat.
Dalam kesempatan tersebut, BPJPH menghadirkan 100 penyelia halal SPPG Kabupaten Garut sebagai bagian dari percepatan sertifikasi halal. Langkah itu sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang menekankan pentingnya tiga aspek utama dalam produk konsumsi, yakni higienitas, kualitas gizi, dan jaminan halal.
"Hal ini sangat perlu, sehingga halal, bermutu, bergizi, dan higienis itu makanan yang mesti dimakan oleh anak-anak kita serta generasi mendatang," tambah Haikal.
Selain itu, BPJPH juga mengingatkan para pelaku UMKM untuk memanfaatkan program SEHATI (Sertifikasi Halal Gratis) yang disediakan pemerintah guna mempercepat proses sertifikasi tanpa biaya.
Sementara itu, Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menyambut baik kehadiran Kepala BPJPH dan menilai dukungan pemerintah pusat menjadi motivasi penting dalam memperkuat ekosistem produk halal di daerah.
Menurutnya, tren global menunjukkan bahwa sertifikasi halal kini menjadi salah satu faktor utama yang dipertimbangkan konsumen dalam memilih produk.
"Di sebagian besar negara, bahkan hampir 90 persen konsumen itu mempertimbangkan halal sebagai salah satu kriteria utama untuk membeli sebuah produk. Ini akan memberikan peluang besar kepada produk lokal kita, jangan sampai kita kalah dengan produk orang luar," ungkapnya.
Pemerintah Kabupaten Garut berkomitmen memperkuat kolaborasi bersama BPJPH dalam memperluas implementasi sertifikasi halal, termasuk di lingkungan SPPG. Selain itu, pemerintah daerah juga akan terus mendorong keterlibatan UMKM lokal agar semakin banyak produk Garut yang terserap dalam program-program nasional.
Dengan penguatan sertifikasi halal, Pemerintah Kabupaten Garut berharap produk lokal mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha dan masyarakat.
Baca Juga
Komentar