Peringati Hari Penjaga Perdamaian PBB, Dedie Rachim Kunjungi PMPP TNI di Sentul
BOGOR – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menghadiri peringatan Hari Internasional Penjaga Perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang digelar di Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian Tentara Nasional Indonesia, Sentul, Kabupaten Bogor, Jumat (29/5/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengenang jasa para prajurit penjaga perdamaian yang gugur saat menjalankan misi internasional sekaligus memperkuat komitmen Indonesia dalam menjaga stabilitas dan perdamaian dunia.
Dalam rangkaian acara, Dedie Rachim melakukan peletakan karangan bunga di prasasti The Indonesian Peacekeepers Who Fell During UN Peacekeeping Missions yang berada di kawasan Patung Penjaga Perdamaian (Peacekeeper), Jalan Anyer, Desa Tangkil, Sentul.
Prosesi penghormatan itu diawali oleh Komandan PMPP TNI, Iwan Bambang Setiawan, dan diikuti sejumlah tamu undangan serta anggota komunitas Motor Besar Indonesia (MBI).
Suasana khidmat menyelimuti prosesi penghormatan kepada para prajurit TNI yang telah mengorbankan jiwa dan raga saat menjalankan tugas sebagai pasukan penjaga perdamaian di berbagai wilayah konflik dunia.
Usai peletakan karangan bunga, Dedie Rachim bersama Komandan PMPP TNI dan para tamu undangan melanjutkan kegiatan dengan mengunjungi World Peace Gong atau Gong Perdamaian Dunia yang berada di kawasan PMPP TNI.
Kunjungan tersebut menjadi simbol dukungan terhadap upaya perdamaian global yang selama ini diperjuangkan Indonesia melalui partisipasi aktif dalam berbagai misi Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Tidak hanya itu, para tamu juga berkesempatan mengikuti joy ride menggunakan Anoa, kendaraan tempur produksi dalam negeri yang selama ini menjadi andalan TNI dalam berbagai operasi militer maupun misi perdamaian internasional.
Kendaraan lapis baja Anoa diketahui telah digunakan oleh pasukan Indonesia dalam sejumlah misi perdamaian PBB di berbagai negara. Kehadiran kendaraan tersebut menjadi salah satu bukti kemampuan industri pertahanan nasional dalam mendukung tugas-tugas internasional.
Dalam keterangannya, Dedie Rachim menyampaikan penghormatan setinggi-tingginya kepada para prajurit Indonesia yang gugur saat menjalankan tugas menjaga perdamaian dunia.
Menurutnya, keberadaan PMPP TNI memiliki peran penting sebagai pusat pembinaan dan pelatihan para prajurit yang nantinya akan bertugas sebagai duta perdamaian Indonesia di berbagai negara.
“Indonesia merupakan negara besar yang juga memiliki andil dalam membangun ketertiban dan perdamaian dunia. Dengan ini saya lebih mengetahui PMPP. Dari sinilah para prajurit, duta-duta perdamaian dunia dari Indonesia yang menjalankan misi perdamaian dilatih dan dibina,” ujar Dedie Rachim.
Ia menilai kontribusi Indonesia dalam berbagai misi penjaga perdamaian PBB menjadi bukti nyata komitmen bangsa terhadap pelaksanaan politik luar negeri yang bebas dan aktif.
Dedie juga mengapresiasi keterlibatan komunitas Motor Besar Indonesia (MBI) dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, partisipasi berbagai elemen masyarakat dapat membantu memperluas pemahaman publik mengenai peran strategis Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia.
“Kita jadi lebih mengetahui bahwa pergaulan Indonesia di dunia sangat luas karena Indonesia memiliki politik bebas aktif. Ini yang menguatkan bangsa Indonesia bahwa dengan segala kehebatannya, Indonesia mempunyai peran di tingkat internasional dalam merawat serta menjaga ketertiban dan perdamaian dunia,” katanya.
Peringatan Hari Internasional Penjaga Perdamaian PBB setiap tahun menjadi ajang penghormatan kepada para personel penjaga perdamaian yang bertugas di berbagai wilayah konflik dunia.
Bagi Indonesia, momentum tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa kontribusi terhadap perdamaian global merupakan amanat konstitusi yang terus dijalankan melalui pengiriman pasukan penjaga perdamaian ke berbagai misi Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Melalui PMPP TNI di Sentul, Indonesia terus menyiapkan personel terbaik yang tidak hanya memiliki kemampuan militer yang mumpuni, tetapi juga mampu menjadi duta bangsa dalam membawa pesan perdamaian, kemanusiaan, dan persahabatan di tingkat internasional.
Baca Juga
Komentar