Kasus MBG Jadi Sorotan, DPC AWI Kota Bekasi Desak Dugaan Korupsi Diusut hingga Tuntas
BEKASI – Dugaan korupsi yang menyeret sejumlah mantan pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus menjadi perhatian publik. Program strategis nasional yang dirancang untuk meningkatkan kualitas gizi generasi muda Indonesia itu kini berada di bawah sorotan setelah Kejaksaan Agung mengungkap dugaan penyimpangan dalam pengelolaan anggaran.
Ketua DPC Asosiasi Wartawan Internasional (AWI) Bekasi Kota, Supriadi, menilai kasus tersebut harus menjadi momentum untuk memastikan setiap anggaran negara yang dialokasikan bagi masyarakat benar-benar sampai kepada penerima manfaat secara utuh dan tepat sasaran.
Menurut Supriadi, fokus utama yang perlu dijawab secara terbuka kepada masyarakat bukan hanya soal siapa yang terlibat dalam dugaan penyimpangan, tetapi juga sejauh mana manfaat anggaran yang telah dialokasikan pemerintah benar-benar dirasakan oleh masyarakat.
"Kalau pemerintah menganggarkan Rp100 triliun untuk sebuah program, pertanyaannya apakah penerima manfaat benar-benar menerima manfaat yang setara dengan nilai anggaran tersebut? Jika tidak, maka harus ada penjelasan yang transparan mengenai ke mana selisih anggaran itu digunakan dan siapa yang bertanggung jawab," ujar Supriadi.
Ia menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu program prioritas pemerintah yang menyangkut masa depan generasi Indonesia. Karena itu, setiap rupiah anggaran yang dialokasikan harus dapat dipertanggungjawabkan secara terbuka kepada publik.
"Yang harus dijaga adalah efektivitas penyaluran anggaran dan kualitas manfaat yang diterima masyarakat. Jangan sampai anggaran yang besar tidak berbanding lurus dengan manfaat yang diterima anak-anak sebagai sasaran utama program," katanya.
Supriadi berharap proses hukum yang sedang berjalan dapat mengungkap seluruh fakta secara transparan sekaligus menjadi momentum perbaikan tata kelola program pemerintah ke depan.
"Masyarakat tidak hanya ingin mengetahui siapa yang salah, tetapi juga ingin memastikan bahwa setiap anggaran negara benar-benar digunakan untuk kepentingan rakyat. Program Makan Bergizi Gratis adalah investasi masa depan bangsa yang harus dijaga bersama agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh generasi Indonesia," pungkasnya.
Baca Juga
Komentar