KDM Bantu Penataan Pasar Baru Cikarang Melalui Program CSR, Pemkab Bekasi Siapkan Revitalisasi 2027
CIKARANG, BEKASI – Pemerintah Kabupaten Bekasi bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyiapkan langkah strategis untuk menata kawasan Pasar Baru Cikarang sebagai upaya menciptakan lingkungan pasar yang lebih tertib, nyaman, dan mendukung kelancaran aktivitas ekonomi masyarakat.
Komitmen tersebut disampaikan Plt Bupati Bekasi, dr. Asep Surya Atmaja, saat mendampingi Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM), meninjau langsung kondisi Pasar Baru Cikarang di Jalan RE Martadinata, Kecamatan Cikarang Utara, Sabtu (13/6/2026).
Menurut Asep, penataan tahap awal akan difokuskan pada area bawah pasar yang selama ini kurang tertata dan dipenuhi tumpukan sampah. Kawasan tersebut akan dibersihkan secara menyeluruh, dilanjutkan dengan pengecatan bangunan, perbaikan fasilitas yang rusak, serta penataan lingkungan sekitar agar layak digunakan sebagai lokasi berjualan.
“Nanti kita rapikan terlebih dahulu bagian bawah pasar, termasuk membersihkan area yang kurang tertata dan memperbaiki tampilan bangunan agar lebih baik dari sebelumnya. Saat ini kami masih menunggu pembentukan tim dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan dukungan pendanaan melalui program CSR,” ujar Asep.
Ia menjelaskan, arahan Gubernur Jawa Barat menekankan pentingnya penanganan persoalan sampah yang menumpuk di area bawah pasar. Karena itu, Dinas Perdagangan bersama Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi akan melakukan pembersihan total sebelum area tersebut ditempati pedagang.
“Area bawah pasar akan dibersihkan terlebih dahulu agar rapi dan layak digunakan. Setelah itu dilakukan pengecatan dan perbaikan beberapa titik yang mengalami kebocoran sehingga pedagang yang saat ini berjualan di luar dapat masuk ke dalam pasar,” katanya.
Dalam konsep penataan sementara, area bawah pasar akan diperuntukkan bagi pedagang sayuran, sementara area atas dapat dimanfaatkan untuk pedagang pakaian, makanan, serta sentra kuliner atau food court yang lebih tertata.
Selain itu, melalui dukungan program Corporate Social Responsibility (CSR), Bank BJB juga akan membantu memperbaiki trotoar di sekitar kawasan pasar agar lebih rapi dan nyaman bagi pejalan kaki. Sementara area halaman pasar akan ditata melalui pengaspalan hotmix maupun pemasangan paving block yang nantinya dapat dimanfaatkan sebagai area parkir dan bongkar muat barang.
“Saya berharap para pedagang dapat mendukung dan disiplin ketika area bawah pasar sudah rapi dan siap ditempati. Pedagang yang saat ini berada di luar harus masuk ke dalam agar lingkungan pasar lebih tertata dan tidak mengganggu aktivitas lalu lintas,” tambahnya.
Lebih lanjut, Asep mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Bekasi juga tengah menyiapkan program revitalisasi Pasar Baru Cikarang yang ditargetkan mulai direalisasikan pada tahun 2027. Saat ini pemerintah daerah sedang menyusun Detail Engineering Design (DED) yang disesuaikan dengan kondisi lapangan serta kebutuhan pedagang dan masyarakat.
Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Bekasi, Gatot Purnomo, menyampaikan bahwa proses penyusunan DED revitalisasi saat ini sedang berlangsung melalui Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Bekasi.
“DED saat ini sedang dalam proses penyusunan. Berbagai masukan, termasuk arahan dari Plt Bupati Bekasi terkait konsep penataan pasar, akan dituangkan dalam dokumen perencanaan tersebut sehingga hasil revitalisasi nantinya sesuai dengan kebutuhan di lapangan,” jelas Gatot.
Menurutnya, dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui program CSR menjadi langkah konkret dalam mendukung proses penataan pasar selama masa transisi menuju revitalisasi menyeluruh.
Pemerintah Kabupaten Bekasi berharap revitalisasi Pasar Baru Cikarang dapat menjadi solusi jangka panjang dalam menciptakan pusat perdagangan yang modern, tertib, aman, dan nyaman, sekaligus mengurangi kemacetan serta meningkatkan kualitas pelayanan bagi masyarakat dan pelaku usaha.
“Dengan revitalisasi ini, kami berharap aktivitas perdagangan menjadi lebih tertib, nyaman, dan tidak lagi menimbulkan kemacetan maupun gangguan lalu lintas di Jalan Raya RE Martadinata
Baca Juga
Komentar